Rabu, 07 September 2016

tinjauan ulang tentang atom dan molekul dalam kimia organik

Tinjauan Ulang Tentang Atom dan Molekul dalam Kimia Organik

1.     Pengertian Unsur
Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa. Bagian terkecil dari suatu unsur adalah atom.  Sampai saat ini telah dikenal lebih dari 112 unsur, ada yang ditemukan dalam keadaan bebas. Unsur dapat dikelompokkan ke dalam unsur logam, non logam.

Nama unsur dan Lambangnya
Nama unsur dan Lambangnya

2.           Pengertian Senyawa
 Senyawa adalah zat tunggal yang secara kimia masih dapat diuraikan menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana dimana sifatnya berbeda dengan zat semula. Bagian terkecil dari suatu senyawa adalah molekul (gabungan dua atom unsur/lebih lebih baik sejenis ataupun berbeda jenis.

3.           Pengertian Atom
Salah satu konsep ilmiah tertua adalah bahwa semua materi dapat dipecah menjadi partikel terkecil, dimana partikel-partikel itu tidak bisa dibagi lebih lanjut atau di pecah lagi.

Struktur Atom

Atom terdiri dari nukleus dengan muatan positif yang dikelilingi muatan negative dari elektron pada jarak yang relatif jauh. Nukleus terdiri atas partikel subatomik yang disebut neutron, bermuatan netral, dan proton, bermuatan positif. Meskipun memiliki diameter yang sangat kecil – sekitar 10-14 hingga 10-15 meter (m) – nukleus berperan penting terhadap semua massa dari atom. Elektron memiliki massa yang dapat diabaikan dan mengelilingi nukleus pada jarak sekitar 10-10 m. Dengan demikian, diameter dari suatu atom kira-kira 2 x 10-10 m atau 200 picometers (pm).

Konfigurasi Elektron
1)      Berdasarkan teori Niels Bohr
§  pengisian elektron pada kulit-kulit atom
§  hanya berlaku untuk golongan A
§  jumlah maksimum elektron di kulit ke-n = 2n2
§  Jumlah elektron di kulit terakhir (elektron valensi) tidak boleh lebih dari 8

2)      Berdasarkan Model Atom Modern
§  berlaku untuk semua golongan
§  pengisian elektron pada orbital (tiap kulit terdiri dari satu/beberapa subkulit, tiap subkulit terdiri dari satu/beberapa orbital)
orbital : daerah dalam ruang atom dimana kemungkinan besar ditemukan elektron

Prinsip Ketidakpastian Heisenberg
                        Untuk dapat mengamati elektron, maka elektron harus ditembaki           dengan foton dengan panjang gelombang pendek, sehingga menghasilkan frekuensi tinggi dan energy yang tinggi.Apabila foton mengenai elektron, maka akan menyebabkan gerakan dan kecepatan electron berubah. Menurut Heisenberg, adalah tidak mungkin untuk dapa tmengetahui posisi dan kecepatan suatu objek secara bersamaan.

Elektronegatifitas
Elektronegatifitas adalah suatu ukuran kecenderungan atom untuk menarik pasangan elektron ikatan 
Apa yang terjadi jika dua atom yang memiliki elektronegatifitas setara saling berikatan?Meninjau ikatan antara dua atom, A dan B. Tiap atom dapat membentuk ikatan satu sama lain seperti yang berikut – tetapi ikatan ini tidak relevan dengan alasannya. Jika atom-atom memiliki elektronegatifitas yang setara, keduanya memiliki kecenderungan yang sama untuk menarik pasangan elektron ikatan, dan karena itu akan ditemukan setengah rata-rata antara kedua atom. Untuk memperoleh jenis ikatan seperti ini, A dan B harus selalu merupakan atom yang sama. Kamu akan menemukan ikatan seperti ini, sebagai contoh, pada molekul H2 atau Cl2 .
Apa yang terjadi jika B sedikit lebih elektronegatif dibandingkan dengan A?
B akan lebih menarik pasangan elektron daripada yang dilakukan oleh A. Hal ini berarti bahwa ujung ikatan B lebih memberikan kerapatan elektron dibandingkan dengan A dan karena itu menjadikannya sedikit negatif. Pada waktu yang bersamaan, ujung A (lebih pendek elektron) menjadi sedikit positif. Pada diagram, “” (dibaca “delta”) berarti “sedikit” – dimana + berarti “sedikit positif”.

6 komentar:

  1. dari sumber bacaan yang saya baca, yaitu :
    Elektronegativitas berpengaruh pada pembentukan kutub polar dalam suatu senyawa kimia.Nilai perbedaan elektronegativitas dari dua unsur dapat digunakan dalam menentukan jenis ikatan yangterbentuk ketika kedua unsur tersebut membentuk senyawa.Terbentuknya ikatan ionik dan kovalen ditentukan dari perbedaan nilai elektronegativitas dari unsur-unsur pembentuk senyawanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kepada saudari lutfi telah menambahkan pada postinga saya.

      Hapus
  2. Saya ingin menambahkan tentang konsep asam basa dalam kimia organik.

    Teori asam basa Lewis

    Sebagai contoh lain; reaksi yang terjadi pada NH3 dan BF3 yang dapat ditulus dengan persamaan:

    NH3 + BF3 -> F3B-NH3.


    Pada reaksi diatas NH3 dapat dikatakan basa karena memiliki sepasang elektron bebas, sedangkan BF3 kekurangan elektron, sehingga kedua senyawa tersebut saling bereaksi melalui sepasang elektron bebas yang digunakan bersama.
    Berdasarkan kemampuan mengionnya, baik asam maupun basa dapat dibedakan kekuatannya, yaitu asam kuat dan asam lemah, serta basa kuat dan basa lemah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih saudari Chisyanto atas penambahan materinya sangat bermanfaat.

      Hapus
  3. Saya hanya ingin menambahkan bahwa Atom mengandung sebuah nucleus (inti) kecil yang padat dan dikeliligi oleh elektron-elekton. Electron terletak di dalam orbital. Orbital dikelompokkan kedalam satu kulit. Satu orbital hanya mampu menampung dua elektron. Setiap kulit elektron berhubungan dengan sejumlah energi tertentu. Elektron yang paling dekat dengan inti lebih tertarik oleh proton dalam inti daripada elektron yang lebih jauh kedudukannya. Karena itu, semakin dekat elektron terdapat ke inti, semakin rendah energinya, dan elektron ini sukar berpindah dalam reaksi kimia. Kulit elektron yang terdekat ke inti adalah kulit yang terendah energinya, dan elektron dalam kulit ini dikatakan berada pada tingkatan energi pertama, dan hal ini berhubungan dengan jari-jari atom.
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kepada saudari Ester yang telah menambahkan pada postingan saya, sangat bermanfaat ilmunya.

      Hapus