Sabtu, 10 September 2016

Ringkasan Materi Orbital dan Peranannya dalam Ikatan Kovalen



Orbital dan Peranannya dalam Ikatan Kovalen
1.      Sifat Gelombang
Gelombang diam yang sederhana yaitu jenis gelombang yang dihasilkan bila orang memetik senar, seperti senar gitar. Jenis gelombang seperti ini menunjukkan gerak hanya dalam satu dimensi. Sebaliknya, gelombang diam yang disebabkan oleh pemukulan kepala drum adalah berdimensi dua, dan sistem gelombang elektron adalah berdimensi tiga. Tinggi gelombang diam adalah amlpitudonya. Kedudukan pada gelombang yang amplitudonya nol disebut simpul. Bila amplitudo positif dan negatif dua gelombang saling sesuai, maka kedua gelombang tersebut sefase.
Sistem gelombang elektron yaitu tiga dimensi, dimana masing-masing orbital seperti fungsi gelombang dan dapat mempunyai amplitudo positif dan negatif, maka orbital m menggambarkan orbital 1s, 2s, dan 2p.

2.      Orbital ikatan dan orbital anti-ikatan
Bila sepassang gelombang saling tumpang tindih, maka dapat saling memperkuat atau saling berinterferensi.Bila dua gelombang berlawanan fase dari dua atom hidrogen memberikan orbital molekul dengan simpul antara inti. Dalam orbital molekul ini, kebolehjadian menemukan elektron antara inti sangat rendah. Karena itu, orbital molekul khas ini meletaakkan ini tak dilindungi oleh sepasang elektron, dan intinya saling inti, sistem ini energinya lebih tinggi daripada sistem dua energi lebih tinggi ini adalah orbital anti ikatan dilambangkan dengan “ᵟ”.
Orbital molekul, seperti orbital atom, dapat memegang satu atau dua elektron yang berpasangan. Kedua elektron dalam orbital berenergi terendah yaitu orbital ikatan dengan sepasang panah (satu mengarah ke atas dan satu mengarah kebawah) sepasang elektron dengan spin berlawanan.
Elektron dalam bermacam-macam orbital atom berbeda dalam energi, karena berbagai jarak dari elektron-elektron inti dari inti. Nergi molekul yang semakin tinggi denga elektron dalam orbital anti ikatan tidak ditimbulkan dari elektron yang lebih jauh dari inti. Sebaliknya, energi yang lebih tinggi timbul dari adanya simpul antara inti.
Semua orbital molekul ikatan mempunyai orbital anti ikatan yang berhubungan. Molekul dengan elektron dalam orbital molekul ikatan mempunyai energi yang lebih rendah daripaada energi atom non-ikatan, dan molekul dengan elektron dalam orbital anti-ikatan mempunyai energi yang lebih tinggi daripada atom non ikatan. Karena orbital anti-ikatan berenergi tinggi, elktron tidak umum ditemukan.

3.      Orbital hibrida karbon
Dalam kimia, hibrida adalah sebuah konsep bersatunya orbital-orbital atom membentuk orbital hibrid yang baru yang sesuai dengan penjelasan kualitatif sifat ikatan atom.
Berdasarkan teori ikatan valensi, karbon seharusnya membentuk ikatan kovalen, menghasilakan CH2 karena karbon mempunyai dua elektron tidak berpasangan secara konfigurasi elektron. Meskipun demikian, melalui melalui eksperimen dapat ditunjukkan bahwa CH2 bersifat sangat reaktif dan tidak dapat terbentuk setelah akhir reaksi. Untuk membentuk empat ikatan , konfigurasi karbon harus mempunyai empat elektron tidak berpasangan.
Dengan demikian karbon telah mempunyai empat elektron tidak berpasangan, sehingga mempunya empat ikatan yang sama.
Jenis-jenis hibrida, terdapat tiga jenis hibrida orbital yaitu sp3, sp2 dan sp.

1.      Hibrida sp3
Hibrida sp3 dapat menjelaskan struktur molekul tetrahedral. Orbital 2s dan tiga orbital 2p melakukan hibrida untuk membentuk empat orbital sp, masing-masing terdiri dari 75% karakter p dan 25% karakter s.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguK7TyjYE5wNI3Nu2WBycCa2_9U84Z52kj5KMBHMgcyYP2oUiB2eylO53KytuXZLVniqzyjiyq0LgHF4DLnxRyaBNzVD8CM74s-PqTnAeTZykn37hgabwDsrGFlfCWqc1BSKOBcKIIoGw/s1600/sp3.jpg
Orbital sp3 membentuk tetrahedral (a) dan metana adalah contoh senyawa dengan hibrida sp3
Hibrida satu orbital s dengan tiga orbital p (px, py, pz) menghasilkan empat orbital hibrida sp3 yang mempunyai sudut sebesar 109,5 ᵒ satu sama lain sehingga membentuk geometri tetrahedral.

2.      Hibrida sp2
Hibrida sp2 berguna untuk menjelaskan struktur molekul trigonal
Planar. Orbital 2s dan dua orbital 2p melakukan hibrida membentuk tiga orbital sp, masing-masing terdiri dari 67% karakter p dan 33% karakter s.

                  https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9RHJQetBuXLC7J5E8TJHlG4PrplIbKH83dJKXmArse4eYFOfIMTidFQngtWwYKu6Kxy7w-V6t-tWwbroWzXfa1UUd3R5DP98bL6Ks7bIjSCY-r6BIDdcDDddzWtpYYHtdEO6OBaqEIgw/s1600/sp2.jpg
Gambar orbital sp2 tampak dari samping (kiri) dan tampak atas (kanan)

                        Hibrida satu orbital s dan dua orbital p menghasilkan tiga orbital hibrida sp2 yang berorientasi dengan sudut sebesar 120ᵒ satu sama lain sehingga membentuk geometri trigonal (segitiga).
3.      Hibrida sp
Hibrida sp dapat digunakan untuk menjelaskan struktur molekul linier. Orbital 2s dan satu orbital 2p melakukan hibrida membentuk dua orbital sp, masing-masing terdiri dari 50% karakter p dan 50% karkter s.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZITdOMR4FCVdkQ01Qusrybf-jT5Lyom3CGdhLw9BxLrE3qivLE0b5eFu0o8grTlsxkXsoW-V9hlBN49x5n-VASCvXdOwTLzS7TFGbLE8AtnVwjB49-P4ETZ2ixz9WbtiRVg34yp1aje0/s1600/sp.jpg

7 komentar:

  1. saya sedikit memberikan saran tentang hibridisasi terhadap sp3, sp2, dan sp.Gambar yang anda masukkan tidak tertera di blog sebaiknya disertai gambar yang jelas agar pembaca dapat dengan jelas memahami materi tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ucapkan terimakasih atas saran yang saudari novani berikan.

      Hapus
  2. saya mau menambahkan Dengan adanya teori gelombang dari elektron, maka kedudukan elektron sekeliling inti tak tertentu. Hal ini tercakup dalam Prinsip Ketaktentuan Heisenberg. Dalam tahun 1927 Heisenberg menunjukkan, bahwa nilai sepanjang pengamatan khas tak dapat ditentukan secara simultan dengan ketelitian tinggi. Contohnya adalah pasangan momentum dan kedudukan, dan pasangan energi dan waktu. Batas dalam ketelitian pengukuran fisik tertentu dinyatakan oleh hubungan:
    ∆q . ∆p > ħ/2 (2-4)
    ∆E . ∆t > ħ/2 (2-5)
    ħ = h/2π; ∆q, ∆p, ∆E, ∆t ketaktentuan adalah berturut-turut dari kedudukan, momentum, energi dan waktu. Karena nilai ħ kecil, maka ketaktentuan ini tak dapat diamati untuk benda besar, tetapi sangat berarti bagi elektron, atom, dan molekul. Jadi ketaktentuan dari kedudukan elektron akan membawa serta ketaktentuan dalam momentum, sesuai dengan persamaan (2-4). Kedudukan dan momentum dari elektron memberikan informasi mengenai kebolehjadian menemukan elektron di sekeliling inti.
    Keterbatasan dalam pengukuran tingkat energi elektron dalam atom dapat ditunjukkan sebagai berikut. Andaikan atom tereksitasi mengemisi radiasi elektromagnetik dan berpindah ke tingkat yang lebih stabil, maka atom-atom ini berumur panjang dan garis spektrumnya tajam. Bila atom tereksitasi berumur pendek, maka radiasi elektromagnetik mencakup daerah yang lebar dan garis kurang tajam. Nilai ketaktentuan ∆t lebih kecil dan ∆E besar karena perhubungan dengan ∆v lewat persamaan ∆E = h/∆v.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima Kasih saudara soni telah menambahkan pada postingan saya semoga dapat bermanfaan bagi pembaca..

      Hapus
  3. saya ingin bertanya mengenai penjelasan karbon seharusnya membentuk ikatan kovalen, Berdasarkan teori ikatan valensi. terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebelumnya saya ucapkan kepada saudari lutfiatun yang telah bertanya, saya akan menjawab pertayaan saudari yaitu Berdasarkan teori ikatan valensi, karbon seharusnya membentuk ikatan kovalen, menghasilakan CH2 karena karbon mempunyai dua elektron tidak berpasangan secara konfigurasi elektron. Meskipun demikian, melalui melalui eksperimen dapat ditunjukkan bahwa CH2 bersifat sangat reaktif dan tidak dapat terbentuk setelah akhir reaksi. Untuk membentuk empat ikatan , konfigurasi karbon harus mempunyai empat elektron tidak berpasangan.

      Hapus
  4. Assalamualaikum wr wb...
    saya hanya ingin memberikan saran untuk saudari diah, menurut saya sebaiknya dalam postingan saudari mnegenai Jenis gelombang yanag menunjukkan gerak hanya dalam satu dimensi. Sebaliknya, gelombang diam yang disebabkan oleh pemukulan kepala drum adalah berdimensi dua, lebih baik anda juga memberikan keteranagn berupa gambar, agar para pembaca lebih jelas dan mudah untuk memahami.
    terima kasih..

    BalasHapus